#CERMAT1
Ketika jenjang Sekolah Menengah Pertama, saya dipertemukan oleh seorang perempuan tidak terlalu cantik namun menarik (Pada Masanya), dengan rambut panjang diikat khasnya. Dia saya temukan ketika saya nongkrong didepan kelas pada saat jam kosong.
Lambat laun, ternyata teman-teman kelas saya pada saat itu adalah teman SD nya pada saat itu, langsung saja kan saya tau namanya hehehe...
Karena pada saat itu jamannya Facebook, BBM, Twitter, ya disitulah saya bertualang dengan dirinya. Selain tidak berani, mengikuti tren adalah alasan saya mengapa "pdkt an" nya melalui dunia maya, ya namanya juga anak smp kan.
Hubungan kita semakin dekat, chat kita semakin rutin...
Mungkin pada saat ini "Selalu mengabari tiap saat" dianggap terlalu lebay, over, dan saya mengamini itu sekarang. Namun percayalah kawan, pada saat itu, hal lebay itu merupakan hal yang sangat menyenangkan dan mengasikan. Sampai pada titik ketika dia membalas chat 5 bar (baris), saya pun harus membalasnya 5 bar (baris), jika kurang 1 saja bar, maka salah satu diantara kita akan menambah topik pembicaraan, kalau tidak, ya salah satu diantara kita akan marah.
Semakin hari semakin dekat, saya mengamini dia akan menjadi yang pertama dihidup saya.
Sampai akhirnya, hubungan aneh kami ini diketahui oleh cukup banyak orang dan sampai ke kuping KAKAK KELAS yang ternyata adalah gebetannya...
iya, hanya gebetan.
Karena saya masih junior pada saat itu, saya tidak mengerti kenapa tidak boleh mendekati seseorang yang sedang didekati oleh senior, ku kira itu tidak adil. Sampai pesan itu tersampaikan kepada saya yang berisikan ancaman bila saya masih mendekatinya. Karena saya sejak smp bergaulnya dengan senior, saya bertanya siapa sih orang itu yang mengancam saya hehe, dan setelah mengetahui informasinya, oke deh lebih baik saya ngalah saja...
(to be continued)